CARA MENGUBAH TAKDIR

KITA memang tidak bisa mengubah takdir yang sudah terjadi sebab waktu memang diciptakan tidak bisa mundur. Yang dimaksud mengubah takdir di sini ialah mengubah takdir di masa mendatang. Lalu bagaimana cara kita mengubah takdir?
1. Hal ini merupakan yang paling utama ialah dengan berdo’a. Alloh Ta’ala yang menetapkan takdir kita, maka Alloh Ta’ala memiliki kuasa untuk mengubahnya, artinya takdir baru bagi kita. Mengubah takdir artinya Alloh Ta’ala menggantinya dengan takdir baru. Tetap, Alloh Ta’ala yang menetapkan takdir.
Do’a tanpa tindakan percuma? Tidak, kadang ada kondisi dimana kita tidak bisa bertindak lagi, maka berdo’alah. Kadang, kita bingung mau bertindak apa? Berdo’alah. Anda sudah berusaha dan sedang bertindak, maka berdo’alah. Mudah-mudahan Alloh Ta’ala membimbing langkah kita. Termasuk membuka pikiran untuk melakukan sesuatu.
2. Bersedekah. Rasululloh ﷺ pernah bersabda, “Silaturrahmi dapat memperpanjang umur dan sedekah dapat mengubah takdir yang mubram,”
(HR. Bukhari, Muslim, at-Tirmidzi, Imam Ahmad).
Bisa jadi Anda akan celaka atau mengalami kerugian, namun bisa jadi tidak terjadi karena Anda melakukan sedekah. Oleh karena itu, mari kita tingkatkan sedekah, mudah-mudahan kita terhindar dari takdir-takdir yang tidak kita sukai dan diubah oleh Alloh Ta’ala menjadi takdir yang menambah kebaikan bagi kita.
3. Bertasbih. Ada hadist yang diriwayatkan dari Sa’ad Ibnu Abi Waqosh, Rasululloh ﷺ bersabda, “Maukah kalian Aku beritahu sesuatu do’a, yang jika kalian memanfa’atkan itu ketika ditimpa kesedihan atau bencana, maka Alloh akan menghilangkan kesedihan itu?” Para sahabat menjawab, “Ya, wahai Rasulululloh.” Rasululloh ﷺ bersabda, “Yaitu do’a “Dzun-Nun: ‘La ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadh-dholimin (Tidak ada Tuhan selain Engkau, maha suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk di antara orang-orang yang dholim)”
(HR. Imam Ahmad, At-Turmudzi dan Al-Hakim).
4. Ialah dengan bershalawat. Ada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ubay Ibnu Ka’ab, bahwa ada seorang laki-laki telah mendedikasikan semua pahala shalawatnya untuk Rasulullah ﷺ. Maka Rasululloh ﷺ bersabda kepada orang tersebut, “Jika begitu lenyaplah kesedihanmu, dan dosamu akan diampuni,”
(HR. Imam Ahmad At-Tabroni).
Punya kesedihan, teruslah bershalawat. Rasululloh ﷺ pastilah menjadi orang yang mendapatkan keselamatan. Namun balasan karena kita rajin bershalawat akan kembali kepada kita. Di antaranya dilenyapkannya kesedihan kita. Sholawat juga sebagai bukti cinta kita kepada Rasululloh ﷺ.
Jadi, jangan pernah berhenti berdo’a dan berusaha. Seburuk apa pun kondisi saat ini, semuanya masih bisa berubah. Bagaimana pun pahitnya pengalaman kita di masa lalu, masih bisa berubah. Optimis selalu Anda bisa mengubah takdir Anda menjadi lebih baik.
Tidak ada lagi alasan, semua kelemahan, kesedihan, dan kemiskinan adalah sudah menjadi takdir. Mungkin, yang lalu biarlah berlalu, itu sudah takdir kita. Sekarang, kita masih memiliki harapan agar Alloh mengubah takdir pahit menjadi takdir manis.
Yang saat ini sudah mempunyai niat untuk berkunjung ke Baitullah, tetap berdoa, berusaha dengan sabar, istiqomah dan ikhlas, semakin dekatkan diri kepada Alloh supaya dibukakan jalanNya
Mulailah dengan bismillah selanjutnya buktikan kalau benar sudah mempunyai niat yang teguh untuk berangkat ke Baitullah dengan segera mendaftar di Afitour selanjutnya siapkan mental dan keyakinan pasti Allah bukakan jalanNya, jika belum ada dana untuk membayar lunas maka di Afitour ada program tabungan Umroh yang akan sangat membantu untuk istiqomah mewujudkan harapan ke Baitullah.