Haji Generasi Z

Ekonomi Freelancer sedang berkembang pesat.
Sekarang paradigma sudah mulai bergeser, bukan lagi hidup bagaimana mencari kerja tetapi hidup itu mencari rezeki.

Sehingga usia bukan lagi sebuah tahapan, memasuki ranah profesi hanya dilakukan setelah lulus kuliah.

Generasi Z memakai filosofi fase kehidupan, sehingga banyak yg sukses profesi sedini mungkin.

Para youtuber misalnya, bagi mereka usia SD merupakan fase mencari ilmu dan memasuki usia SMP fase memulai profesinya.
Semudah itu mereka mencari rezeki dan tak melalui tahapan yang terlalu lama seperti generasi sebelumnya.

Siapakah generasi Z dan apakah kelebihannya serta terbatas usiakah generasi Z ataukah sebuah style masa kini tak bergantung usia tetapi karakter yang tercirikan?

Menurut ahli generasi diberbagai dunia, 100 tahun terjadi beberapa karakteristik yang tercirikan di tiap periodenya .

  1. Generasi baby boomer yakni kelahiran di bawah tahun 1960 yang ditandai dengan adanya perang dunia diberbagai belahan dunia. Sehingga ciri tradisional sangat lekat di karakter mereka.
  2. Generasi X adalah mereka yang terlahir sekitar tahun 1960 – 1980 suatu generasi yang lahirnya bersamaan gejolak di berbagai negara. Tembok berlin, perang vietnam dan lainnya tetapi keadaan mulai stabil dan masuknya komputer sebagai sarana inovasi dalam berkarya menyebabkan mereka lebih terbuka terhadap dunia.
  3. Generasi Y atau generasi Milleneal yang lahir 1980-1994 sebagai masa peralihan dari komputer ke internet, sehingga pecinta kolaburasi dan senang bekerja dalam tim serta pencari makna adalah ciri khas mereka.
  4. Generasi Z yakni generasi internet dan gadget yang berkembang dengan pesat sehingga tak ada bedanya berkomunikasi secara fisik maupun digital. Rentang lahir di tahun 1995-2012 ini, terbiasa mandiri dan kurang senang bekerja dalam tim.

Tetapi salah satu kelebihan generasi Z adalah mereka terbiasa hidup untuk mencari rezeki tanpa melalui tahapan yang ajeg dan gradual namun tetap memiliki kualitas ilmu yang mumpuni. Sebab generasi internet ini dapat menjalankan beragam bidangnya melalui platform digital yang tersedia di mesin pencari internet.

Generasi Z tak mampu membedakan mana kehidupan virtual mana kehidupan nyata. Sehingga akses informasi seantero dunia mudah sekali didapatkan dan mereka menjadi generasi yang sangat terpacu dengan kompetisi dan selalu terdepan dalam mengikuti tren yang ada.

Ekonomi mereka menjadi lebih produktif dan mudah menghasilkan pundi kekayaan dari ranah digital. Banyaknya freelancer dan merk dagang mereka sendiri di online adalah kelebihan mereka. Perhatikanlah usia youtuber dunia dan di Indonesia, mereka para generasi z yang sangat mandiri dan produktif dibidangnya.
Kabar baiknya,
jumlah Penduduk Indonesia 2019 Mencapai 267 Juta Jiwa (Bappenas)

Berdasarkan survei penduduk antar sensus (Supas) 2015 jumlah penduduk Indonesia pada 2019 diproyeksikan mencapai 266,91 juta jiwa.

Adapun penduduk dengan kelompok umur 0-14 tahun (usia anak-anak) mencapai 66,17 juta jiwa atau sekitar 24,8% dari total populasi. Kemudian penduduk kelompok umur 15-64 tahun (usia produktif) sebanyak 183,36 juta jiwa atau sebesar 68,7% dan kelompok umur lebih dari 65 tahun (usia sudah tidak produktif) berjumlah 17,37 juta jiwa atau sebesar 6,51% dari total populasi.
Berdasarkan data tersebut, Indonesia akan mengalami masa bonus demografi hingga 2045. Di mana jumlah penduduk usia produktif  lebih banyak dibandingkan penduduk tidak produkif (belum produktif dan sudah tidak produktif).

Melimpahnya sumber daya manusia usia produktif ini sebaiknya digunakan untuk mendahulukan aspek spiritual sebelum lainnya.

Perintah ibadah haji khususnya bersyaratkan

✅ Islam
✅ Baligh
✅ Berakal Sehat
✅ Merdeka
✅ Mampu/ Istithaah

Semakin banyak yg memenuhi syarat wajib haj tersebut.
Dengan rentang usia generasi Z yang sekarang sedang memasuki 17-22 tahun, banyak dari mereka yang sudah memenuhi syarat wajib haji. Termasuk berkemampuan dari segi finansial. Sehingga peluang beribadah haji yang sekarang masa antrinya semakin padat dan panjang bisa dminimalisir dengan memberikan ilmu spiritualisme bersegera berhaji kepada generasi Z ini. Bahkan bukan hanya secara usia, siapapun yang diberikan kelonggaran rezeki di zaman internet ini walau secara usia masuk kategori kelompok tradisional namun dapat memanfaatkan akses internet menjadikan dirinya melakukan lompatan finansial sebagaimana layaknya yang dilakukan generasi z, maka berhajilah segera sebelum ada masa ketika keinginan menggebu tak diiringi kemampuan baik fisik atau lainnya.

Pola Haji masa kini pun berubah, kalau dahulu hanya ada program Haji Reguler dan beberapa tahun terakhir ada Haji ONH PLUS maka Afitour sudah sejak lima tahun terakhir ikut andil memberikan pola haji kekinian yakni Haji Tanpa Antri atau langsung berangkat. Haji dengan bervisa furoda ini sudah legal dari Kemenag, maka kalau bisa bersegera kenapa harus menunda bukan?

Dengan mendahulukan wajib haji bukan hanya aspek spiritual, gen z akan memiliki pengetahuan komprehensif tentang manusia dari beragam dunia yang selama ini hanya di akses melalui virtual.

Harapannya setelah berhaji, semoga para generasi z Indonesia memiliki kecerdasan spiritual yang sangat berpengaruh besar terhadap akhlak dan semua sendi kehidupan termasuk dalam berdigital dan mendunia.