SHOLAT DI PESAWAT

Penerbangan Jamaah Umroh atau Haji Indonesia membutuhkan waktu yang tidak singkat. Untuk mencapai Jeddah atau Madinah, Jamaah akan menghabiskan perjalanan antara 9 sampai 10 jam. Tentu, mereka akan melewati sejumlah waktu sholat fardlu.

Sahabat AFITOUR, sudah tahu belum bagaimana ketentuan Sholat didalam pesawat ? Yuk, simak. ..

1. Ketentuan shalat di atas pesawat, sama dengan shalat di atas kendaraan lainnya. Meskipun ini kasus modern, namun ini sudah ditulis yang serupa sejak zaman an-Nawawi. Beliau menyebutkan dalam kitabnya al-Majmu’ (3/214) sebuah permasalahan yang mirip dengan shalat di atas pesawat. Beliau mengatakan, “Sah shalat seseorang yang diangkat di atas kasur, di udara”. .

2. Boleh menghadap ke arah manapun, sesuai arah pesawat.
Untuk shalat di atas kendaraan, bisa jadi gugur kewajiban menghadap kiblat. Begitu juga di pesawat kondisi ini tidak mungkin, karena penumpangn tidak mungkin mengarahkan pesawat ke kiblat, agar bisa takbiratul ihram

3. Diutamakan berdiri jika memungkinkan, karena ada beberapa maskapai penerbangan yang menyediakan tempat shalat (Mushala) di pesawatnya tetapi jika tidak memungkinkan untuk berdiri maka diperbolehkan duduk

Karena shalat 5 waktu itu merupakan kewajiban setiap Muslim maka tidak ada alasan untuk meninggalkannya dalam keadaan apapun, Allahu a’lam